Rabu, 10 Oktober 2012

PROTOCOL

SEJARAH PROTOCOL

Kata protokol berasal dari bahasa Yunani, yang mengandung dua kata, yakni protos yang berarti pertama dan colla berarti diletakkan atau melekatkan. Dari pengertian tersebut, protokol dapat diartikan :
  1.  sebagai naskah rancangan pertama atau asli dari sesuatu persetujuan yang ditandatangani oleh yang mem-buatnya, dalam mempersiapkan sesuatu perjanjian
  2. sebagai simbul dari perilaku, etika, sebagaimana aplikasikan dalam acara-acara diplomatik, meliputi pengaturan tempat duduk dalam acara pesta malam hari tergantung kepada tata cara protokol dan aturan-aturan yang lazim dilakukan.
Dalam Encyclopadiea Britanica, 1962 didefinisikan, bahwa Protokol is the body of ceremonial rules to be observed in all written or personal official intercources between the Heads of different states or their Ministers. It lays down the styles and tittles of states, their Heads and Public Ministers and indicates the forms and customary courtesies to be observed ini all international acts

Protokol adalah sekumpulan aturan-aturan upacara yang diketemukan di semua tulisan-tulisan atau hubungan-hubungan pribadi pejabat antar kepala negara yang berbeda atau menteri-menterinya. Ini dicantumkan dibawah tipe atau judul dari negara yang bersangkutan, kepala negara dan menteri negara yang menunjukkan bentuk-bentuk dan kebiasaan acara yang dikemukakan pada tindakan-tindakan yang bersifat inter-nasional. Pengertian lain, bahwa protocole estle code de la politesse internnationale, yang berarti protokol adalah suatu pedoman tata cara internasional.

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa protokol adalah 
  1. Pada awal mula perkataan protokol digunakan untuk lembaran pertama dari suatu gulungan papyrus atau kertas tebal yang ditempelkan atau dilekatkan. Kemudian per-kataan protokol digunakan untuk seluruh gulungan itu dimana dicatat semua dokumen negara yang bersifat nasional dan internasional. Dokumen tersebut memuat persetujuan antar negara kota (city states) dan kemanusiaan antar bangsa-bangsa. Dengan perkataan “protokollum” yang semula digunakan untuk istilah gulungan dokumen, kemudi-an berkembang digunakan bagi isi dari persetujuan itu sendiri. Pada akhirnya perkataan protokollum tidak hanya digunakan untuk persetujuan yang utama atau pokok,  tetapi untuk dokumen-dokumen yang merupakan tambahan dari persetujuan-persetujuan utama. 
  2. Perkataan protokol juga digunakan pada suatu nutulen (proces verbal) atau catatan resmi (official minutes) yang mencatat jalannya perundingan, dan pada akhir sidang ditanda tangani oleh semua peserta. 
  3. Tiap persetujuan atau “agreement” yang akan menjadi per-janjian atau “treaty” juga disebut protokol, misalnya protokol Paris sampai saat sekarang pengertian protokol tersebut masih berlaku.
  4. Perkataan protokol juga digunakan untuk dokumen yang mencantumkan hak-hak, kewajiban, kelonggaran dan kekebalan para diplomat dan akhirnya protokol digunakan bagi hak-hak, kewajiban, kelonggaran dan kekebalan para diplomat itu sendiri. 
  5. Kata protokol dalam perkembangannya menunjuk kepada kata sifat, artinya yang bersifat resmi tertentu, tertentu disini menurut protokol adalah sudah diatur dalam prosedur serta tata cara kedinasan atau kenegaraannya. Kadang-kadang kata protokol oleh sebagian masyarakat  diartikan sebagai suatu fungsi tertentu, misalnya jalan protokol, artinya jalan yang biasanya sering dilalui oleh pejabat negara atau lazimnya jalan-jalan raya atau jalan utama.
JENIS JENIS PROTOCOL 

1. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :
  1. Protokol lapisan aplikasi
  2. Protokol lapisan antar-host
  3. Protokol lapisan internetwork
  4. Protokol lapisan antarmuka jaringan
2. UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
  • Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
  • Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
  • UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
  • UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
3. Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
  1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
  2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
  3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
4. Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.

5. Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.

6. Internet Control Message Protocol (ICMP)
adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

7. POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

8.IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan :
  1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com
  2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com
  3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com
  4. Account Name : anda@domainanda.com
  5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya
9. HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini. Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

10. HTTPS
https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

11. SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin.

12.Telnet (Telecommunication network)
Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

13. FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Tujuan FTP server adalah sebagai beikut :
  1. Untuk men-sharing data.
  2. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  3. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi User.
  4. Untuk menyediakan tranper data yang reliable dan efisien.
14. LDAP
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

15. SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end. Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.

KARAKTERISTIK PADA PROTOCOL 
  1. Langsung/tidak langsung
  2. Monolitis atau Terstruktur
  3. Simetris/Tidak Simetris 
  4. Standar/Nonstandar


Selasa, 09 Oktober 2012

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) / Decision Support Sistem (DSS) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decision Sistem. Sistem tersebut adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur.Istilah SPK mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan komputer dalam proses pengambilan keputusan. Untuk memberikan pengertian yang lebih mendalam, akan diuraikan 10 difinisi mengenai Sistem Pendukung Keputusan / Decision Support Sistem yang dikembangkan oleh beberapa ahli.

10 pendapat tentang pengertian sistem pendukung keputusan: 

1. Little (1970)
Sistem pendukung keputusan adalah sebuah himpunan/kumpulan prosedur berbasis model untuk memproses data dan pertimbangan untuk membantu manajemen dalam pembuatan keputusannya.

2. Alter (1990) membuat definisi sistem pendukung keputusan dengan memabandingkannya dengan sebuah sistem pemrosesan data elektronik (PDE) / Electronic Data Processing tradisional dalam 5 hal :

SPK
Penggunaan :Aktif
Pengguna :Manajemen
Tujuan :Efektifitas
Time horizon :Sekarang dan masa depan
Kelebihan : Fleksibilitas

PDE
Penggunaan : Pasif
Pengguna : Operator/Pegawai
Tujuan : Efisiensi Mekanis
Time horizon :Masa Lalu
Kelebihan :Konsistensi

3. Keen (1980)

Sistem pendukung keputusan adalah sistem berbasis komputer yang dibangun lewat sebuah proses adaptif dari pembelajaran, pola-pola penggunan dan evolusi sistem.

4. Bonczek (1980)

Sistem pendukung keputusan sebagai sebuah sistem berbasis komputer yang terdiri atas komponen-komponen antara lain komponen sistem bahasa (language), komponen sistem pengetahuan (knowledge) dan komponen sistem pemrosesan masalah (problem processing) yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya.

5. Hick (1993)

Sistem pendukung keputusan sebagai sekumpulan tools komputer yang terintegrasi yang mengijinkan seorang decision maker untuk berinteraksi langsung dengan komputer untuk menciptakan informasi yang berguna dalam membuat keputusan semi terstruktur dan keputusan tak terstruktur yang tidak terantisipasi.

6. Man dan Watson
Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur.

7. Moore and Chang
Sistem pendukung keputusan dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.

8. Bonczek (1980)
Sistem pendukung keputusan sebagai sebuah sistem berbasis komputer yang terdiri atas komponen-komponen antara lain komponen sistem bahasa (language), komponen sistem pengetahuan (knowledge) dan komponen sistem pemrosesan masalah.

9. Turban & Aronson (1998)
Sistem penunjang keputusan sebagai sistem yang digunakan untuk mendukung dan membantu pihak manajemen melakukan pengambilan keputusan pada kondisi semi terstruktur dan tidak terstruktur. Pada dasarnya konsep DSS hanyalah sebatas pada kegiatan membantu para manajer melakukan penilaian serta menggantikan posisi dan peran manajer.

10. Raymond McLeod, Jr. (1998)
Sistem pendukung keputusan merupakan sebuah sistem yang menyediakan kemampuan untuk penyelesaian masalah dan komunikasi untuk permasalahan yang bersifat semi-terstruktur.

Selasa, 05 Juni 2012

USAHANYA ANAK KULIAHAN














Gria cake, usaha baru yang saya buat dari maret 2012 , awalnya saya mendapatkan tugas dari dosen saya karena saya saat itu mengambil mata kuliah smt 5 yaitu kewirausahaan dan dari tugas itu saya melanjutkan terus usaha saya ini sampe saat ini hasilnya cukup memuaskan dan menambah uang jajan bagi mahasiswa seperti saya ini. Saya membuat nama gria cake karena saya memproduksi cake di rumah dan tidak membuat toko, teman teman mungkin bisa melihat dari brosur atau media lainnya, produksi yang saya buat hanya cake yang mudah dan gampang saja mungkin teman teman semua bisa membuat dirumah juga , saya membuat 
  1. cake pandan
  2. rainbow cake
  3. cupcake
  4. soes
  5. onde onde
  6. arem arem  dan masih banyak lagi 
Dan kue ini bisa diantarkan langsung ke pembeli (delivery), soal harga ekonomis dan terjangkau bagi semua kalangan.

Visi
  • Menjadi salah satu usaha makanan yang menjadi pilihan utama dari konsumen dan perusahaan makanan yang terbaik"
Misi
  • Memperhatikan kualitas dalam hal apapun seperti pelayanan yang terbaik dan bahan yang dipakai
  • Mengembangkan inovasi inovasi yang baik dalam hal pelayanan maupun penyajiannya
  • Mengembangkan usaha di beberapa tempat yang strategis untuk menjadi perusahaan terbaik
Strategi yang tepat untuk diterapkan adalah strategi bertahan dan memelihara.
  • Penetrasi pasar, yang terdiri dari melakukan penyegaran terhadap brand image, penerapan format bisnis waralaba, melakukan promosi-promosi aktif dan mengembangkan pola kemitraan.
  • Pengembangan produk. Termasuk dalam strategi ini adalah meningkatkan kualitas produk dan layanan, terus melakukan modifikasi dan pencarian varian-varian sate, mengembangkan menu sehat, dan menciptakan suasana makan yang menyenangkan.
  • Pengembangan Karyawan yang tersusun atas strategi-strategi peningkatan keterampilan dan kemampuan karyawan dan pengembangan sistem reward
Contact us : @GriaCake atau @__GEARI 
             +62 899 015 0525


Rabu, 23 Mei 2012

KONSEP OBJECT-ORIENTED PROGRAMMING


KONSEP OBJECT-ORIENTED PROGRAMMING

Class dan object
Kelas Merupakan kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu dimana didalamnya terdapat kumpulan atribut dan method,
contoh kelas : binatang, kendaraan, benda dsb.
Sedangkan objek merupakan bentuk representasi dari sebuah kelas, membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit atau entitas dalam sebuah program komputer.
            Dalam bahasa pemrograman java sebuah file berekstensi *.java harus memiliki sebuah class public dan dapat memiliki beberapa class non public. Contoh deklarasi sebuah kelas binatang :

public class binatang {}

Contoh objek :

public class binatang {
   public static void main(String[] args)
   {
       binatang ayam = new binatang();
       binatang kucing = new binatang();
       binatang anjing = new binatang();   
   }
}
 Instansiasi
Instansiasi adalah proses pembuatan objek dari kelas yang sudah ada. Contoh instansiasi dari class di atas :
binatang ayam = new binatang();
binatang kucing = new binatang();
binatang anjing = new binatang();
Deklarasi tersebut merupakan contoh dari deklarasi untuk melakukan instansiasi. Untuk membuat objek dari suatu class dalam Java digunakan keyword new.

Konstruktor

Konstruktor adalah bagian dari definisi suatu kelas yang berfungsi menciptakan instans dari kelas tersebut. Konstruktor ini bisa kita buat sendiri, atau bila kita tidak mendefinisikannya, maka kompiler Java akan membuatkan konstruktor default untuk kelas tersebut pada saat kompilasi. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa suatu konstrukor tidak termasuk anggota suatu kelas seperti metode dan variabel dan bahwa konstruktor bisa dibuat lebih dari satu.
Bentuk konstruktor sendiri mirip dengan sebuah metode. Beda yang paling mencolok adalah warna sebuah konstruktor harus sama dengan warna kelas tersebut dan konstruktor tidak memiliki definisi return type seperti sebuah metode.
Berikut adalah contoh-contoh penciptaan suatu kelas dengan berbagai jenis konstruktor.
SuatuKelas kelasContoh = new SuatuKelas();
SuatuKelasLain kelasContoh2 = new SuatuKelasLain("judul");
BufferedReader reader =
    new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
new SuatuKelas().sebuahMetode();
Pada contoh pertama, kita menciptakan sebuah instans dari kelas SuatuKelas dengan memanggil konstruktor tanpa parameter. Bila dalam pendefinisian kelas SuatuKelas sebenarnya tidak ada pendefinisian konstruktor, perintah seperti ini tetap dapat dipakai, karena kompiler Java akan menyisipkan secara otomatis kosntruktor default bila tidak ada definisi konstruktor dalam sebuah kelas. Konstruktor default sendiri sebenarnya tidak melakukan apa-apa dalam proses instansiasi objek, karena tidak berisi perintah apapun.
Pada contoh kedua, kita memanggil sebuah konstruktor yang mengandung argumen berupa sebuah parameter bertipe String. Konstruktor seperti ini menjadi sangat berguna bila dalam proses instansiasi sebuah objek kita ingin memasukkan suatu nilai untuk dapat digunakan oleh instans baru tersebut.
Pada contoh ketiga, kita memanggil konstruktor dengan argumen sebuah parameter bertipe InputStreamReader. Yang menarik dari contoh ini adalah kita memasukkan argumen berupa kelas baru yang anonim sehingga terjadi pemanggilan konstruktor lain di dalam argumen konstruktor semula. Dalam konstruktor yang terakhir kita juga memasukkan argumen berupa sebuah  objek InputStream yaitu System.in.
Contoh keempat adalah contoh yang lebih jelas mengenai kelas anonim. Pada contoh ini kita menciptakan sebuah instans dari kelas SuatuKelas namun tidak menyimpan referensi ke instans tersebut, sehingga kita hanya bisa menggunakannya sekali, yaitu langsung pada baris tersebut seperti terlihat pada contoh.
Ada hal yang menarik dan perlu diperhatikan mengenai konstruktor dalam kelas-kelas yang merupakan subkelas. Pada saat kita menginstans sebuah objek dari sebuah subkelas, kompiler tidak hanya memanggil konstruktor subkelas tersebut, melainkan memanggil kosntruktor superkelasnya terlebih dahulu, baru kemudian memanggil konstruktor subkelas tersebut. Penjelasan mengenai hal ini adalah bahwa sebuah subkelas adalah superkelas itu sendiri namun dengan tambahan karakterisasi yang lebih detil. Sehingga untuk menginstans sebuah subkelas, pertama-tama kita menginstansiasi sebuah superkelas, kemudian menerapkan karakterisasi dari subkelas kepada instans baru tersebut. 

Atribut
Atribut adalah sesuatu yang dimiliki oleh objek. Setiap objek yang dibuat dari kelas yang sama akan memiliki atribut yang sama. Pada implementasi program, sebuah atribut ditulis dalam bentuk data/ variable. Misalkan dari Kelas binatang_dideklarasikan atribut :
int jmlKaki;
String warna;
public String suara;
Maka untuk setiap objek ayam, kucing dan anjing, ketiganya akan memiliki atribut yang sama, tapi setiap atribut bisa di-assigndengan nilai yang berbeda. Contoh deklarasi atribut dengan menggunakan Java yaitu:
//assign nilai atribut untuk objek ayam
ayam.jmlKaki = 2;
ayam.warna=”Hitam”;
ayam.suara=”kukuruyuk”;
//assign nilai atribut untuk objek kucing
deni.jmlKaki = 4;
deni.warna=”Kuning”;
deni.suara=”meong”;
//assign nilai atribut untuk objek  anjing
ayi.jmlKaki = 4;
ayi.warna=”Putih”;
ayi.suara=”guk”;
Dari contoh deklarasi di atas, dapat kita lihat bahwa setiap objek akan memiliki atribut yang sama, yaitu jmlKaki, warna, dan suara. Tetapi, masing-masing atribut dari setiap objek bisa diberi nilai yang berbeda.

Method
Method adalah sesuatu yang dapat dilakukan oleh objek. Method dalam implementasi program ditulis dalam bentuk fungsi. Misalkan pada kelas binatang dideklarasikan method bersuara. Maka untuk setiap objek pada kelas binatang bisa bersuara. Contoh implementasinya adalah:
//deklarasi method bersuara
public class binatang {

int jmlKaki;
String warna;
public String suara;
    
     public void  bersuara()
       {
            System.out.println(suara);
        }  
}
   
//pemanggilan method oleh objek ayam
ayam.bersuara();
//pemanggilan method oleh objek kucing
kucing.bersuara();
//pemanggilan method oleh objek anjing
anjing.bersuara();
Dari contoh di atas dapat kita lihat bahwa untuk setiap objek pada kelas binatang bisa memanggil method yang dideklarasikan pada kelas binatang

Abstraction
Abstraction adalah kemampuan untuk membuat kelas abstrak pada OOP.

Enkapsulasi Java
Enkapsulasi adalah suatu cara untuk menyembunyikan informasi detail dari suatu class. Dua hal yang mendasar dalam enkapsulasi yakni :
-          Information hiding.
-          Interface to access data.
-           
Information hiding
Sebelumnya kita dapat mengakses anggota class baik berupa atribut maupun method secara langsung dengan menggunakan objek yang telah kita buat. Hal ini dikarenakan akses kontrol yang diberikan kepada atribut maupun method yang ada di dalam class tersebut adalah 'public'. Kita dapat menyembunyikan informasi dari suatu class sehingga anggota class tersebut tidak dapat diakses dari luar, caranya adalah hanya dengan memberikan akses kontrol 'private' ketika mendeklarasikan atribut atau method. Proses ini disebut dengan information hiding.

Interface to access data
Jika kita telah melakukan information hiding terhadap suatu atribut pada suatu class, lalu bagaimana cara melakukan perubahan terhadap atribut yang kita sembunyikan tersebut, caranya adalah dengan membuat suatu interface berupa method untuk menginisialisasi atau merubah nilai dari suatu atribut tersebut.


Contoh program sederhana Enkapsulasi pada Java :

class enkapsulasi {
    private int secret;
    public boolean setSecret (int secret) {
        if (secret < 1 || secret > 100) {
            return false;
    }
      
        this.secret = secret;
        return true;
    }
    public getSecret{} {
    return secret;
}
}

note : bahwa field ini tidak langsung diakses oleh program lain
menggunakan method getter dan setter.

          Inheritance
Inheritance merupakan konsep pewarisan pada OOP. Pada OOP kelas yang satu bisa dihubungkan dengan kelas lainnya. Dimana kelas yang satu bisa dibuat menjadi turunan dari kelas lainnya. Kelas yang satu disebut sebagai parent, dan kelas lainnya disebut sebagai child. Berarti dalam hal ini kelas parent menurunkan atribut dan methodnya ke kelas child.
Ada 3 tipe akses yang bisa diturunkan dari kelas parent ke kelas child, yaitu:
a. Public: data dan method bisa diakses oleh semua kelas, baik itu kelas parent, child, ataupun kelas lainnya.
b. Private: data dan method hanya bisa diakses oleh kelas itu sendiri.
c. Protected: data dan method bisa diakses oleh kelas parent dan kelas child
Misalkan dari kelas binatang yang sudah kita buat akan dibuat kelas turunannya, bernama kelas mamalia. Untuk membuat suatu kelas merupakan turunan dari class parent, implementasi pada java menggunakan keyword extends. Contoh:
class mamalia extends binatang{//inheritance
//atribut pada kelas mamalia
string tempat_hidup;
//method pada kelas mamalia
public void settempat_hidup(string tempat_hidup)
{}
public void gettempat_hidup()
{} //
}
Dari deklarasi di atas, kelas mamalia merupakan turunan dari kelas binatang. Perhatikan terdapat kata kunci extends pada deklarasi di atas. Maka, setiap objek yang diinstansiasi dari kelas mamalia akan memiliki atribut tempat_hidup (atribut asli), atribut jmlKaki, warna, dan suara (atribut turunan dari kelas binatang). Dengan catatan atribut dan method yang dideklarasikan pada kelas parent harus diberi tipe akses public atau protected agar dapat diturunkan ke kelas child. Bila digabungkan menjadi:
Class binatang{ //deklarasi class
//deklarasi property dengan tipe akses protected
protected int jmlKaki;
protected String warna;
protected String suara;
//deklarasi method bersuara
public void  bersuara()
       {
            System.out.println(suara);
        }  
class mamalia extends binatang{//inheritance
//atribut pada kelas mamalia
string tempat_hidup;
//method pada kelas mamalia
public void settempat_hidup(string tempat_hidup){}
public void gettempat_hidup(){} //
}
public static void main(String[] args) {
//instansiasi objek binatang
binatang ayam=new binatang;
//assign nilai atribut
ayam.jmlKaki = 2;
ayam.warna=”Hitam”;
ayam.suara=”kukuruyuk”;
//pemanggilan method
ayam.bersuara();
//instansiasi objek mamalia
mamalia paus = new mamalia;
//assign nilai atribut dari class mamalia
heni.tempat_hidup=laut;
//atribut dari class binatang
paus.warna = “biru”;
}

Polimorfisme
Polimorfisme secara bahasa dapat diartikan memiliki banyak bentuk. Konsep ini terdapat dalam bahasa pemrograman seperti konstruktor yang memiliki beberapa bentuk. Selain konstruktor, konsep ini juga berlaku bagi metode. Metode atau konstruktor dapat memiliki banyak bentuk dalam arti memiliki nama yang sama namun dengan argumen yang berbeda atau dengan return type yang berbeda. Contoh :
public void binatang(int jmlKaki){};
public void binatang(string jmlKaki){};
Kegunaan dari polimorfisme adalah agar kita dapat mendefinisikan beberapa konstruktor atau metode dengan karakteristik yang berbeda-beda agar nantinya dapat digunakan untuk kasus-kasus yang berbeda. Polimorfisme sebenarnya dapat dihilangkan dengan medefinisikan sebuah konstruktor atau metode yang dapat menangani semua kasus yang mungkin.

Kelas Abstrak
Kelas abstrak adalah kelas yang mengandung konsep abstrak sehingga tidak mungkin mempunyai instans. Misalnya suatu kelas abstrak Binatang yang mengandung konsep tentang salah satu makhluk hidup. Namun kita tidak dapat menciptakan sebuah instans dari kelas tersebut karena tidak masuk akal menciptakan instans dari suatu Binatang. Yang mungkin adalah menciptakan instans dari kelas Ayam, Kucing, atau kelas lain yang sudah mengimplementasikan konsep abstrak dari Binatang.
Kelas abstrak dapat mengandung metode abstrak, yaitu metode yang tidak memiliki implementasi. Dengan begitu, kelas abstrak dapat menentukan bagaimana konsep abstrak tersebut diimplementasikan oleh subkelas yang akan menggunakannya. Kelas abstrak tidak harus memiliki metode abstrak, namun setiap kelas yang memiliki metode abstrak haruslah menjadi kelas abstrak. Kelas abstrak hanya ada untuk mengekspresikan sifat umum yang dimiliki oleh kelas-kelas turunannya.

Interface
Interface merupakan suatu mekanisme yang disediakan oleh Java yang memungkinkan berbagai konstanta atau menentukan bentuk metode yang dapat digunakan oleh sejumlah kelas. Sekilas interface mirip dengan kelas abstrak, karena kelas abstrak juga menentukan bentuk metode untuk subkelas. Namun interface dapat dibedakan dengan kelas abstrak dalam hal seperti berikut :
-          Kelas abstrak dapat mengandung metode abstrak meupun metode tidak absrak, sedangkan hanya dapat mengandung metode abstrak.
-          Kelas abstrak dapat dapat mendeklarasiakan variable instant, sedangkan interface hanya dapat mendefinisikan konstanta.
-          Kelas abstrak digunakan oleh kelas lain melalui pewarisan ( via kata kunci extends ), sedangkan interface digunkan oleh kelas tidak melalui mekanisme itu.
Interface menyerupai kelas, perbedaannya adalah kata kunci interface menggantikan kedudukan kata kunci class. Bentuk pendeklarasiannya adalah sebagai berikut :
            Public class WarnaInterface{
                        // metode tapa implementasi
                        // definisi konstanta
            }
Pada pengertian lain interface adalah jenis khusus dari blok yang hanya berisi method signature( atau constant ). Interface mendefinisikan sebuah(signature) dari sebuah kumpulan method tanpa tubuh. Interface mendefinisikan sebuah cara standar dan umum dalam menetapkan sifat-sifat dari class-class. Mereka menyediakan class-class, tanpa memperhatikan lokasinya dalam hirarki class, untuk mengimplementasikan sifat-sifat yang umum. Dengan catatan bahwa interface-interface juga menunjukkan polimorfisme, dikarenakan program dapat memanggil method interface dan versi yang tepat dari method yang akan dieksekusi tergantung dari tipe object yang melewati pemanggil method interface

Jumat, 18 Mei 2012

FLOWCHART PENJUALAN TUNAI & KREDIT

KETERANGAN FLOWCHART PENJUALAN TUNAI

BAGIAN ORDER PENDUALAN

a)    Bagian order penjualan menerima order dari pembeli
b)    Mengisi faktur penjualan tunai
c)    Bagian order penjualan mengeluarkan 3 rangkap faktur penjualan tunai yangterdiri dari:

    1 lembar untuk bagian kassa lewat pembeli
    1 lembar untuk untuk bagian gudang
    1 lembar diarsip menurut nomer

BAGIAN KASSA

a)    Bagian kassa menerima 1 lembar formulir penjualan tunai daribagian order  penjualan dan menerima uang dari pembeli
b)    Setelah itu bagian kassa mengoperasikan registrasi kas dan cap lunas
c)    Bagian kassa mengeluarkan pita registrasi kas ke beserta faktur penjualantunai lewat pembelian untuk diberikan ke bagian pengirimian barabg barang
d)    Selain itu bagian kassa mengisi buku setor bank dan menyetor kas ke bank
e)    Bagian kassamenerima 3 rangkap bukti setor bank

    1 lembar untuk bagian jurnal ,buku besar dan laporan
    1 lembar disewakan ke bank bersama uang
    1 lembar diarsip menurut tanggal3.

BAGIAN GUDANG

a)    Bagian gudang menerima 1 lembar faktur penjualan tunai dari bagian order  penjualan
b)    Kemudian bagian gudang menyiapakan dan menyerahkan barang
c)    Setelah itu faktur penjualan diserahkan ke bagian pengiriman barang4.

BAGIAN PENGIRIMAN BARANG

a)    Bagian pengiriman barang menerima pita register kas dan faktur penjualandari bagian kassa lewat pembelian
b)    Bagian pengiriman barang juga menerima faktur penjualan tunai beserta barang dari bagian kassa .kemudian membandingkan FPT 1 dengan FPT 2(Faktur Penjualan Tunai)
c)    Setelah itu barang diserahkan pada pembelian bersama faktur penjualn tunaisedangkan FPT 1 (Faktur Penjualan Tunai) beserta pita registrasi kasdiserahkan ke bagian jurnal ,buku besar dan laporan.

BAGIAN JURNAL ,BUKU BESAR ,LAPORAN

a)    Menerima faktur penjualan tunai dan pita registasi kas dari bagian peneriman barang yang
b)    Kemudiaan faktur penjualan tunai dijurnal ke jurnal penjualan.sedangkan pitaregristasi kas diserahkan ke bagian kartu persediaan dan kartu persediaan dankartu biaya
c)    Bagian ini juga menerima bukti setor bank dari bagian kassa yang kemudiandimasukkan ke jurnal penerimaan kas
d)    Setelah itu barang ini menunggu bagian kartu persediaan dan kartu biayauntuk menyelesaikan tugasnya.


BAGIAN KARTU PERSEDIAAN DAN KARTU BIAYA

e)    Menerima pita registrasi kas dan faktur penjualan tunai dari bagian jurnal,buku besar,laporan kemudian diarsip menurut nomer
f)    Setelah itu membuat rekapitulasi HPP secara periodik dan mengeluarkan buktimemorial
g)    Rekapitulasi HPP dan bukti memorial diserahkan ke bagian jurnal ,buku besar dan laporan yang kemudian dimsukan kedalam jurnal umum
h)    Tugas yang terakhir bagian jurnl ,buku besar .laporan mengarsip rekapitulasiHPP dan bukti memoriali)
i)    Selesai.

 
KETERANGAN FLOWCHART PENJUALAN KREDIT

BAGIAN ORDER PENJUALAN
a)    Menerima order pengiriman dari pembelian dan membuat surat order  pengiriman rangkap 9.

    1 lembar untuk bagian gudang
    4 lembar untuk bagian pengiriman
    1 lembar untuk pembeli
    1 lembar untuk bagian kredit
    1 lembar untuk arsip menurut abjat
    1 lembar untuk arsip menurut tanggal

b)    Bagian order penjualan menerima pengembalian 2 lembar surat order  pengiriman dari bagian pengiriman untuk dicatat tanggal pengirima pada order  pengiriman ,kemudian diserhkan ke bagian penagihan.2.

BAGIAN KREDIT

Menerima surat order pengiriman dari bagian order penjualan untuk diperiksa statuskreditnya dan memberikan otorisasi kredit.

BAGIAN GUDANG

a)    Menerima surat order pengiriman dari bagian order penjualan
b)    Kemudian bagian gudang menyiapkan dan menyerahkan barang
c)    Bagian gudang mengeluarkan kartu gudang
d)    Surtat order pengiriman diserahkan ke bagian penggiriman.4.

BAGIAN PENGIRIMAN

a)    Menerima surat order pengiriman beserta barang dari bagian gudang
b)    Selain itu juga menerima 4 rangkap surat order pengiriman barang dari bagianorder penjualan
c)    Kemudian bagian pengiriman menempel surat order pengiriman menempelsurat order pengiriman pada pembungkus barang dan menyerahkan barang pada perusahaan angkutan
d)    edangjan surat order pengiriman akan didiskusikan kepada :
    1 lembar untuk ditempel pada pembungkus barang sebagai slip pembungkus
    1 lembar diarsip menurut nomor
    2 lembar diserahkan pada perusahaan angkutan

BAGIAN PENAGIHAN

a)    Menerima surat order penggiriman dari bagian order penjualan .kemudian membuat faktir rangkap 5 yang kemudian didistribusikan kepada:
1 lembar dikirim ke pelanggan
    1 lembar diserahkan ke bagian kartu persediaan dan kartu biaya
    1 lembar diserahkan ke bagian jurnal buku besar dan laporan
    1 lembar faktur bersana 2 surat order pengiriman diserahkan ke bagian piutang.6.

BAGIAN PIUTANG

a)    Menerima faktur dan SOP dari bagian penaghan yang keudian menghasilkankatru piutang
b)    Setelah itu faktur ,SOP beserta surat muat diarsipmenurut nomor.7.

BAGIAN KARTU PERSEDIAAN DAN KARTU BIAYA

a)    Menerima faktur dari bagian penagihan kemudian diarsip menurut nomor 
b)    Bagian ini juga bertugas membuat rekapitulasi HPP secara periodik
c)    Kemudian rekap HPP beserta bukti memorial diderahkan ke bagian jurnal,buku besar dan laporan8.

BAGIAN JURNAL,BUKU BESAR DAN LAPORAN

a)    Menerima faktur dari bagiaan penagihan yang kemudian dimasukkan ke jurnal penjualan \
b)    Setelah dijurnal kemudian dirsip permanen menurut nomor
c)    Selain itu bagian jurnal ,buku besarbdan laporan juga menerima rekap HPPdan bukti memorial dari bagian kartu persediaan dan kartu biaya.kemudiandijurnal umum
d)    Setelah dijurnal diarsip permanen memurut nomor 9.

BAGIAN SEKRETARIAT

a)    Bagian sekretariat memulai tugasnya dengan menerima cek dan surat pemberitahuan dari debitur 
b)    Kemudian membuat daftar pemberitahuan
c)    Cek, surat pemberitahuan dan daftar surat pemberitahuan diserahkan ke bagiankassa
 

BAGIAN KASSA

a)    Bagian kassa meneriama cek,surat pemberitahuan dan Daftar SuratPemberitahuan dari bagian sekretariat kemudian meminta tanda tanganendorsemen atas cek dan membuat Bukti Kas Masuk.
b)    Bagian Kassa menggunakan cek untuk disetor ke Bank dan menerima BuktiSetor.
c)    Cek dan Bukti Setor diserahkan ke Bagian Jurnal, Buku Besar dan Laporan.
d)    Sedangkan Surat Pemberitahuan besrta Bukti Kas Masuk diserahkan keBagian Piutang.11.

BAGIAN JURNAL, BUKU BESAR DAN LAPORAN

a)    Menerima Bukti Setor dan Daftar Surat Pemberitahuan dari Bagian Kassa.
b)    Kemudian menjurnal ke Jurnal Penerimaan Kas.
c)    Setelah dijurnal maka diarsip menurut nomor.12.

BAGIAN PIUTANG

a)    Menerima Surat Pemberitahuan dan Bukti Kas Masuk dari Bagian Kassa.
b)    Bagian Piutang membuat Kartu Piutang.
c)    Kemudian Surat Pemberitahuan dan Bukti Kas Masuk diarsip permanenmenurut nomor.
d)    SELESAI

ARTIKEL BERWIRAUSAHA JAJANAN

Anda pasti bisa merasakan bahwa biaya hidup makin hari makin tinggi. Segala sesuatu menjadi serba mahal. Biaya pendidikan kian melambung. Harga barang kebutuhan pokok sehari-hari pun tak jauh berbeda. Biaya kesehatan, transportasi, dan berbagai jenis kebutuhan hidup dari waktu ke waktu selalu mengalami peningkatan. Ironisnya, lapangan pekerjaan tidak lagi bisa terlalu diharapkan. Karena makin lama terasa sempit. Jumlah kesempatan kerja dibandingkan dengan besarnya angka pencari kerja jelas sangat tidak berimbang. Wajar jika angka pengangguran makin bertambah. Bahkan jumlah sarjana yang menganggur pun terus mengalami kenaikan.

Dalam kondisi seperti ini Anda dituntut untuk jeli dalam melihat peluang serta potensi apa yang bisa menghasilkan nilai ekonomi. Artinya, Anda tidak bisa hanya mengandalkan pada pekerjaan yang sedang Anda geluti sekarang. Kecuali gaji Anda sudah berlebih, mungkin Anda bisa bernafas lega dan tidak perlu pusing mencari penghasilan tambahan. Tapi bagi Anda yang gajinya pas-pasan, atau bahkan kurang dari cukup, maka berwirausaha untuk mencari alternatif penghasilan tambahan pasti sangatlah diperlukan. Setidaknya, inilah langkah awal yang sangat diperlukan seseorang agar bisa bertahan hidup di tengah krisis.

Untuk memulai wirausaha bukanlah perkara yang mudah. Pastilah Anda akan berpikir ulang, kira-kira wirausaha apa yang bisa dilakukan. Lalu butuh modal berapa banyak dan teknis pelaksanaannya seperti apa Jika Anda memiliki modal yang terbatas, sering kali berasumsi bahwa wirausaha tidaklah mungkin bisa Anda jalankan. Paradigma bahwa wirausaha selalu mebutuhkan modal besar seharusnya sudah saatnya untuk dihapuskan dari benak Anda.

Wirausaha dengan modal kecil sejatinya bisa Anda lakukan. Pertama Anda memang harus survei dulu, kira-kira jenis usaha apa yang berpeluang bisa dijalankan di daerah Anda. Sebab besarnya modal sebenarnya tergantung pada jenis usaha yang Anda jalankan. Ada beberapa ide yang patut Anda pikirkan mulai sekarang. Mulai dari usaha servis elektronik, jualan pulsa elektrik, les privat, laundry rumahan, rental komputer, katering, jualan kue, dan seterusnya. Kepekaan Anda dalam hal ini memang sangat dibutuhkan agar benar-benar jeli melihat peluang usaha apa yang cocok dijalankan di daerah Anda.

Beberapa tips yang layak untuk dipertimbangkan bagi Anda yang berminat menjalankan wirausaha dengan modal kecil, antara lain sebagai berikut:

1. Disiplin dalam menabung setiap keuntungan kecil yang didapatkan agar bisa digunakan untuk mengembangkan modal

2. Membuat proposal usaha yang sedang Anda jalankan dengan sedetil dan semenarik mungkin untuk ditawarkan kepada pihak lain yang mau berinvestasi. Anda tidak bisa selalu berharap mendapatkan pinjaman modal dari bank sehingga Anda perlu meluaskan kemitraan dengan pihak selain bank

3. Anda harus memiliki kemauan dan kerja keras serta ditunjang oleh kreatifitas. Inilah sebenarnya yang menjadi modal utama Anda untuk memulai berwirausaha

MENGAPA INGIN MEMBUAT USAHA INI?

Dalam hal ini saya memperhitungkan segala hal, saya cukup jeli melihat pasar saat ini, adapun andalan jajanan saya ini harganya sangat terjangkau dan ukurannya pun pas. Terbuat dari bahan yang alami tanpa bahan pengawet awalnya saya kurang begitu percaya diri akan usaha saya tapi setelah saya lakukan hasilnya cukup memuaskan, saya membuat cake pandan yang sangat sederhana dan pizza mie. Saya jual dengan harga 1000 sampai 2000 yang berukuran besar.


ANALISIS TUGAS

1. PENGERTIAN ANALISIS TUGAS

Ditinjau dari pembentuk katanya Analisis tugas berasal dar kata Analisis yang berarti proses pencarian jalan keluar (pemecahan masalah) yang berangkat dari dugaan akan kebenarannya, sedangkan Tugas berarti pekerjaan atau perintah atau melakukan sesuatu fungsi.  Analisis tugas adalah proses menganalisis bagaimana manusia melaksanakan tugas, apa saja yang mereka lakukan, peralatan yang mereka gunakan, dan hal-hal apa saja yang mereka perlu ketahui. Jadi, dapat disimpulkan Analisis tugas adalah proses pencarian jalan keluar terhadap sebuah pekerjaan.

Memeriksa tugas-tugas user untuk mengetahui dengan baik apa yang dibutuhkan user dari interface dan bagaimana mereka akan menggunakannya. Dalam hal ini kita memerlukan analisa dan sketsa (gambaran) bagaimana manusia melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Kemudian apa saja yang dilakukan dan alat atau benda apa yang digunakan pada waktu melaksanakan tugas atau pekerjaan tersebut serta hal–hal apa saja yang perlu diketahui.

Analsis tugas bukan hanya pada sistem komputer saja dan interasiknya, dengan mempelajari proses yang berhubungan dan objek pada lingkungan dimana manusia akan menggunakannya dan membutuhkanya itu dapat dikatakan kita sedang menganalisis tugas.

2. SUMBER INFORMASI ANALISIS

Analisis tugas memungkinkan kita membuat suatu struktur data mengenai tugas, dan hasilnya akan baik jika didukung oleh sumber data yang baik pula. Proses analisis data tidak semata-mata mengumpulkan,menganalisis, mengorganisasikan data dan mempresentasikan hasil, namun kadangkala kita harus kembali melihat sumber data tersebut dengan pertanyaan dan padangan baru. Pada prakteknya, keterbatasan waktu dan biaya menyebabkan seorang analis berusaha mengumpulkan data yang relevan secepat dan seekonomis mungkin. Bahkan jika dimungkinkan, seorang analis harus dapat memaksimumkan penggunaan sumber informasi murah yang sudah ada sebelum melakukan pengumpulan data yang memakan biaya. Berikut ini adalah beberapa sumber informasi yang dapat diper gunakan untuk membuat analisis tugas :
1.Dokumentasi

Sumber data yang mudah didapat adalah dokumentasi yang telah ada di organisasi seperti buku manual, buku instruksi, materi training dan lain sebagainya. Dokumen-dokumen ini umumnya berfokus pada item tertentu dalam suatu peralatan atau software komputer. Dokumen manual peralatan tertentu misalnya, mungkin hanya memberikan informasi mengenai fungsi dari peralatan tersebut tidak bagaimana peralatan tersebut digunakan dalam pengerjaan suatu tugas. Selain itu juga mungkin terdapat dokumen peraturan perusahaan dan deskripsi tugas yang memberikan informasi mengenai tugas tertentu dalam konteks yang lebih luas. Namun perlu diperhatikan, dokumentasi jenis ini hanya memberitahukan bagaimana seharusnya suatu pekerjaan dilakukan bukan bagaimana sebenarnya seseorang melakukan pekerjaan tersebut.

2.Observasi

Observasi langsung baik secara formal maupun informal perlu dilakukan jika seorang analis ingin mengetahui kondisi dari pengerjaan tugas. Hasil observasi dan dokumentasi yang ada dapat digunakan untuk analisis sebelum memutuskan untuk melakukan pengumpulan data dengan tehnik lain yang memakan biaya. Observasi dapat dilakukan di lapangan atau dalam sebuah laboratorium. Jika observasi dilakukan di lapangan analis dapat mengetahui kondisi yang sebenarnya dari proses pengerjaan tugas. Sebaliknya, pada observasi yang dilakukan di labor atorium, analis dapat dapat lebih mengendalikan lingkungan dan umumnya tersedia fasilitas yang lebih baik. Observasi juga dapat dilakukan secara aktif dengan memberikan pertanyaan atau secara pasif dengan hanya memperhatikan obyek ketika sedang bekerja.

3.Wawancara

Bertanya pada seorang yang ahli pada bidang tugas yang akan dianalisis seringnya merupakan cara langsung yang cepat untuk mendapatkan informasi mengenai suatu tugas. Ahli tersebut bisa saja si manager, supervisor, atau staf yang memang mengerjakan tugas tersebut. Wawancara kepada ahli sebaiknya dilakukan setelah observasi. Hasil observasi dapat direfleksikan dengan wawancara untuk mengetahui perilaku atau kondisi yang diinginkan dan tidak diinginkan.

4 Analisis Awal

Setelah data diperoleh dari beberapa sumber seperti buku manual, observasi maupun wawancara, maka detail analisis dengan berbagai metode yang ada dapat mulai dilakukan. Untuk tahap awal, dapat dilakukan dengan mendaftar obyek dan aksi dasar. Cara mudah yang dapat ditempuh adalah dengan menelusuri dokumen-dokumen yang ada dan mencari kata benda yang akan menjadi obyek, serta kata kerja yang akan menjadi aksi.  Namun hal ini tidaklah selamanya cukup. Tidak mudah mengenali posisi obyek dan aksi tersebut dalam dokumen terutama untuk obyek atau aksi yang dijelaskan secara implisit.

5. Pengurutan dan Klasifikasi

Ada beberapa tehnik untuk membuat klasifikasi dan pengurutan entri berdasarkan beberapa atribut. Beberapa analis melakukan pengurutan dan klasifikasi sendiri, namun ada juga yang dibantu oleh ahli berdasarkan bidang analisis.
UIMS sebagai arsitektur konseptual :
Isu utama adalah bagaimana memisahkan antara semantic aplikasi dan interface yang tersedia bagi user. Banyak argument yang baik untuk mendukung pemisahan ini, yaitu :
~Portability : agar aplikasi yang sama dapat digunakan di system yang berbeda maka membuat aplikasinya sebaiknya terpisah dari interface device-dependent-nya.

~Reusability : pemisahan meningkatkan komponen untuk dapat digunakan kembali agar dapat mengurangi biaya.

~Multiple interfaces : untuk meningkatkan fleksibilitas aplikasi yang interaktif, beberapa interface yang berbeda dibuat untuk mengakses fungsionalitas yang sama.

~Customization : interface user dapat dikustom oleh desainer dan user untuk meningkatkan keefektifan tanpa mengubah aplikasi

3. PENDEKATAN ANALISIS TUGAS


DEKOMPOSISI TUGAS

 memilah tugas ke sub-tugas beserta urutan pelaksanaannya Teknik analisa tugas umumnya membuat dekomposisi tugas untuk mengekspresikan aksi yang harus dilakukan, seperti pada contoh di atas. Salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah hierarchical task analysis (HTA). Output HTA adalah hirarki tugas dan sub-task dan juga plans (rencana) yang menggambarkan urutan dan kondisi (syarat) suatu sub-tugas dilaksanakan.

0. In order to clean the house

1. get the vacuum cleaner out ,,,,ambil vacuum cleaner

2. fix the appropriate attachment,,,,atur hingga layak digunakan

3. clean the rooms ,,,,bersihkan ruangan

3.1. clean the hall ,,,,teras

3.2. clean the living rooms,,,,,,ruang keluarga/tamu

3.3. clean the bedrooms,,,,tempat tidur

4. empty the dust bag,,,,kosongkan tempat debunya

5. put the vacuum cleaner and tools away,,,,,taruh pada tempatnya kembali

Plan 3 dapat dibuat lebih spesifik lagi:

Plan 3: do

3.1 every day

3.2 once a week



TEKNIK BERBASIS PENGETAHUAN

melihat apa yang harus diketahui oleh user tentang objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan bagaimana pengetahuan itu diorganisasikan.

Dimulai dengan mendaftar semua objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan kemudian membangun taksonominya, mirip seperti apa yang dilakukan pada bidang biologi: hewan termasuk dalam invertebrata dan vertebrata, hewan vertebrata adalah ikan, burung, reptil, amphibi, atau mamalia, dan seterusnya Tujuannya untuk memahami knowledge yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas

Pembuatan taksonomi dapat dilihat pada contoh berikut :

Motor controls

Steering steering wheel, indicators

            Engine/speed

            Direct ignition, accelerator, foot brake

            Gearing clutch, gear stick

            Lights

            External headlights, hazard lights

            Internal courtesy light

            Wash/wipe

            Wipers front wipers, rear wipers

            Washers front washers, rear washers

            Heating temperature control, air direction, fan, rear screen heater

            Parking hand brake, door lock

            Percobaan pertama membuat taxonomy kontrol mobil



 C Analisa berbasis relasi-entitas
   
pendekatan berbasis objek, dimana penekanannya pada identifikasi aktor dan objek,relasi dan aksi yang dilakukan.Analisa tugas dikhususkan untuk mengenali kepentingan user. Beberapa aspek analisa tugas sangat mirip dengan model kognitif berorientasi-  goal. Analisa tugas cenderung lebih melihat pada apa yang harus dilakukan oleh user   sedangkan pada model kognitif lebih melihat pada proses kognitif internal seseorang dalam melakukan pekerjaannya (internalmental state), maka granularitasnya biasanya lebih kecil dibandingkan analisa tugas. Diadopsi dari desain database. Dalam database,entitas yang dipilih untuk analisa adalah yang diharapkan untuk direpresentasikan pada system komputer. Dalam analisa tugas, jangkauan entitas tidak terbatas pada komputer entitas termasuk objek fisik, aksi yang dilakukan dan manusia yang melaksanakannya. Objek juga dapat berbentuk komposit dimana membentuk mengandung lebih dari satu objek. Seperti pada pendekatan pengetahuan pusat analisa masalah objek dan aksi,tetapi penekanannya pada hubungan antaranya, ketimbang ‘kemiripan ‘nya. Contoh: Market gardening firm Untuk entitas objek: Object Pump3 simple – irrigation pump Attributes: Status: on/off/faulty Capacity: 100 litres/minute Penekanannya bukan untuk menghasilkan representasi mesin, melainkan untuk  menjelaskan partisipasinya dalam tugas manusia dan komputer.


4. PENGGUNAAN ANALISIS SISTEM

    Menangkap kebutuhan dan desain system
    Mengangkat fokus dari sistem untuk dapat digunakan
    Menyarankan kandidat untuk otomatisasi
    Menyingkap model konseptual pengguna
    Desain antarmuka detil
    Taksonomi menyarankan layout menu
    Daftar objek/aksi menyarankan antarmuka objek
    Frekuensi tugas memandu pilihan default
    Urutan tugas yang ada memandu desain dialog

Catatan

    Analisis tugas tidak pernah bisa komplit
    Desain berbasis tugas kaku
    sistem yang tidak fleksibe